• Home
  • >
  • Female
  • >
  • Furnitur Beli Jadi VS Furnitur Bikin, Mana Lebih Efisien?

Furnitur Beli Jadi VS Furnitur Bikin, Mana Lebih Efisien?

Ini lima hal yang perlu dipertimbangin sebelum menentukan mau beli furnitur jadi, atau bikin furnitur di tukang?

Sadarkah ladies, bahwa furnitur itu salah satu aset yang kamu miliki di rumah sendiri. Benar, biasanya kamu membeli furnitur bukan saja karena fungsional, tapi juga mempertimbangkan terbuat bahan yang bagus, modelnya nggak ngebosenin, dan juga tahan lama. Karena furnitur itu salah satu benda yang kamu pakai untuk kurun waktu yang lama.

Sementara, apa pun jenis furniturnya, kamu bisa membeli jadi di pasaran ataupun bikin sendiri pakai jasa pembuat furnitur. Mana ya, yang lebih efisien? Berikut gambarannya.

Bentuk Fisik

poin_1

Beli furnitur jadi di pasaran memang lebih praktis karena kamu tinggal datang, memilih, lalu transaksi. Furnitur bisa langsung dibawa pulang ke rumahmu. Apalagi sekarang juga gampang banget tinggal beli online di https://www.mataharimall.com/p-755/furnitur Tapi memang bentuk dan bahan dasar furnitur yang dijual lebih terbatas. Bisa jadi modelnya cocok, namun bahannya enggak, atau sebaliknya. Sementara jika membuat sendiri, kamu bisa lebih leluasa dalam menentukan bentuk, warna, serta bahan terbaik yang mau dipakai. Hanya saja jika memilih bikin atau pesan furnitur ke tukang, kamu perlu sabar menanti, karena proses pembuatannya tak sebentar.

Ukuran

Poin_2

Selain model, ukuran furnitur itu salah satu hal penting yang perlu dipertimbangkan. Karena jika luas ruangmu terbatas atau tergolong mungil, kamu nggak bisa sembarang membeli furnitur. Salah-salah, furnitur malah bikin ruangan jadi terasa sempit. Begitu juga sebaliknya, jika ruanganmu cukup luas, jangan sampai furnitur yang dipakai nggak proporsional atau kekecilan. Nah, jika membeli jadi, tentu ukuran furnitur yang tersedia lebih terbatas. Kamu harus benar-benar menghitung dengan cermat besarnya furnitur yang bakal dibeli, dengan luas ruanganmu. Sementara, jika membuatnya sendiri, kamu bisa menentukan ukuran yang lebih sesuai dengan kebutuhanmu. Bahkan kamu bisa bikin dengan model tanam atau built-in.

Baca juga: 5 Cara Cepat Ubah Desain Ruang Tamu

Eksklusif

Poin_4

Namanya membeli mass-product, tentu ada kemungkinan furnitur yang kamu pilih dan beli di toko, suatu hari akan kamu temukan persis di rumah teman atau saudaramu sendiri. Sah saja, tandanya furnitur yang kamu pilih itu memang bagus dan menjadi favorit banyak orang. Namun jika kamu ingin yang lebih berbeda dan eksklusif, atau semisal rumahmu menggunakan gaya interior yang unik dan jarang dipilih orang, rasanya membuat furnitur sendiri lebih pas untuk kamu terap

Baca juga: 7 Pernik Interior Jadul yang Bikin Kamu Jadi Nostalgia

Garansi

Poin_4

Sebelum membeli, ada baiknya kamu cek apakah toko tempatmu membeli memberikan garansi atau jaminan dari produknya atau engga. Lebih baik, kamu membelinya dari tempat yang memberikan garansi, sekalipun waktunya klaimnya singkat. Sementara, jika kamu memilih untuk membuat furnitur, kamu harus pandai-pandai melakukan pendekatan terhadap penjual jasanya. Karena umumnya, tukang furnitur nggak bakal spesifik menuliskan soal garansi di atas kertas (berbeda dengan membeli di toko). Atau paling engga, kalau suatu hari furniturmu perlu reparasi, si penjual jasa akan membuka akses untuk membantu memperbaikinya.

Harga

Poin_5

Secara garis besar, membeli furnitur jadi memang lebih efisien, termasuk soal harga. Karena kamu mungkin hanya membutuhkan satu atau dua kali kedatangan ke toko, dan kamu sudah langsung bisa membelinya. Jika membeli dalam jumlah besar, penjual juga umumnya memberikan jasa antar ke rumahmu. Sementara, membuat furnitur dari penjual jasa, umumnya memakan waktu, tenaga dan bujet yang lebih banyak. Apalagi jika ada material tertentu yang kamu request, tentu bikin si pembuat furnitur harus esktra tenaga dan waktu untuk mencarinya.

Sekarang, tinggal kamu sendiri yang sesuaikan dengan kebutuhan rumah tanggamu. Mau investasi di depan dengan bikin sendiri furnitur-mu, atau mau yang praktis dengan membeli jadi?

Categorised in: , ,

This post was written by Diona Ratrixia