• Home
  • >
  • Female
  • >
  • Mana Pilihanmu, Rumah Minimalis atau Rumah Tropis?

Mana Pilihanmu, Rumah Minimalis atau Rumah Tropis?

Bingung pilih gaya rumah minimalis atau rumah tropis yang down-to-earth? Tak perlu bingung, ini gambarannya!

Dua gaya bangunan ini memang cukup bertolak belakang. Gaya minimalis awalnya adalah sebuah movement atau pergerakan di Eropa yang menginginkan pemikiran lebih simpel dalam mendesain, sehingga timbullah gaya bangunan minimalis. Sementara sesuai dengan namanya, gaya tropis adalah model desain bangunan yang lebih menanggapi akan unsur iklim tropis dan alam di sekitarnya. Lalu, jika harus memilih untuk diterapkan pada rumah sendiri, sebaiknya pilih yang mana ya?

Bentuk Bangunan

Poin_1

Foto pembuka: www.archibase.co, www.pinterest.com

Secara keseluruhan bangunan gaya minimalis terlihat lebih simpel, berbentuk geometris, dan dominasi warna putih atau monokrom. Bangunan minimalis memang eye catchy dan terlihat bersih, namun rumah dengan bentuk ini terkesan dingin dan kurang dinamis. Sementara, rumah tropis berkesan lebih ramah dan tanggap akan lingkungan, apalagi untuk kita yang memang tinggal di negara dengan iklim seperti ini. Hanya saja, rumah gaya tropis lekat dengan kesan suram karena umumnya didominasi warna-warna tanah.

Baca juga: 5 Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Rumah Green Living

Suasana Interior

Poin_2

Foto: www.wehomeideas.com, www.jebole.com

Ruang dalam rumah bergaya minimalis umumnya nggak banyak sekat atau pembatas dinding, sehingga kesannya lebih lapang. Pemilihan furnitur dan pernak-pernik untuk tipe rumah ini tentu juga harus senada (yang simpel dan light) agar tampilan minimalisnya tetap terjaga. Sementara jika memilih rumah tropis, suasana interiornya umumnya lebih terasa homey dan dinamis. Dalam pemilihan furnitur pun lebih leluasa dan lebih bebas untuk memilih bentuk dan warnanya.

Pilihan Material

Poin_3

Foto: www.freshpalace.com, www.homedesignfind.com

Bangunan minimalis memang didominasi dengan material modern seperti kaca, baja dan beton, sehingga bentuk dan tampilan rumahnya menjadi lebih simpel namun tegas. Sementara bangunan tropis lebih banyak menggunakan material alam seperti batu bata, kayu, hingga batu alam lainnya. Bangunan minimalis umumnya berbentuk boks saja, dengan bentuk atap datar. Sementara rumah tropis identik dengan atap segitiga yang tinggi menjulang.

Perawatan Bangunan

www.independent.co.uk

Foto: www.independent.co.uk

Secara keseluruhan, pemeliharaan bangunan minimalis memang lebih sedikit, karena penggunaan bahan-bahan modern umumnya lebih tahan lama. Dinding serba kaca tentu lebih mudah dibersihkan dari dinding biasa. Sementara bangunan bergaya tropis memang lebih butuh ekstra perawatan, terutama bagian yang menggunakan material alam seperti batu alam dan kayu. Kedua bahan ini memang cepat berubah jika langsung terkena air atau pun sinar matahari.

Biaya yang Dibutuhkan

castlesmart.com

Foto: castlesmart.com

Meski bukan perbandingan akurat, namun bayangannya adalah rumah minimalis akan lebih besar biaya di depan. Model rumah ini hampir seluruh bagiannya memerlukan material modern yang fabrikasi (dari pabrik) atau bahkan harus impor. Tapi material ini memang lebih sedikit perawatannya. Sebaliknya, biaya pembangunan rumah tropis bisa lebih efisien di depan. Apalagi bahan bangunan yang diperlukan, sebagian besar mudah di dapat dan dapat menggunakan bahan lokal, tak perlu impor. Namun, rumah model ini tingkat perawatannya cenderung lebih tinggi.

Baca juga: 6 Alasan kenapa Bangun Rumah Pakai Jasa Arsitek Lebih Hemat & Untung

Sudah mulai terbayang ingin menentukan yang mana? Yang pasti, sesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidupmu sehari-hari mu ya, ladies!

Categorised in: ,

This post was written by Diona Ratrixia