5 Olahraga yang Akan Dominasi Tren Kebugaran 2017

Menjadi lebih sehat dan bugar biasanya adalah target sebagian orang di awal tahun. Dan inilah olahraga yang bisa jadi tren kebugaran 2017!

Olahraga sudah jadi gaya hidup setidaknya 50% dari kita. Beberapa tahun terakhir, makin banyak orang menyadari betapa menguntungkannya punya tubuh yang fit untuk mendukung semua aktivitas. Deretan olahraga menjadi pilihan. Dari yang klasik, sampai olahraga-olahraga kontemporer yang bisa saja merupakan gabungan dari banyak elemen. Kalau menjadi sehat dan berbadan oke adalah resolusimu tahun depan, coba intip 5 olahraga yang akan mendominasi tren kebugaran tahun depan ini.

Freeletics

A photo posted by Eisbach FIT (@eisbachfit) on

Sebenarnya konsep freeletics sudah dikenal sepanjang tahun ini. Lalu kenapa olahraga ini masih akan bergaung tahun depan? Mungkin karena mudah dilakukan dan …. murah! Alias nggak perlu biaya sama sekali. Kita hanya perlu melakukan 3 set gerakan, tapi lakukan semuanya masing-masing 75 kali. Banjir keringat pasti sudah dijamin. Dan kalau dibarengi dengan pengaturan pola makan, maka bila menurunkan berat badan adalah incaranmu itu akan sangat mudah terwujud. Meski freeletics benar-benar melelahkan, ingat komitmenmu untuk punya tubuh bugar. Freeletics sepertinya akan makin populer, karena kebutuhan manusia modern untuk olahraga semakin tinggi tapi tak dibarengi dengan ketersediaan waktu. Dan dengan freeletics yang sebenarnya bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, tanpa alat, kebutuhan itu sudah terjawab.

Baca juga: Senang Olahraga Ditemani Musik, Cari di antara 5 Headset Ini yang Cocok Buatmu

Angkat berat

A photo posted by Ian Cunningham (@ianc619) on

Kalau melihat sekelilingmu banyak laki-laki yang sepertinya postur tubuhya bertambah besar, khususnya otot jangan geli dulu. Mungkin kamu harus mulai memikirkan untuk rajin-rajin ke gym. Riset membuktikan lho, sering latihan otot atau angkat beban membuat daya pikir otak lebih baik. Jadi, nggak hanya badan yang dibentuk, otak juga jadi encer gitu. Dan tren latihan angkat berat ini akan makin populer tahun depan.

Small studios

A photo posted by SOULBOX (@soulboxjkt) on

Karena biasanya gym levelnya lebih ramai, beberapa wilayah urban di dunia mulai memikirkan konsep olahraga dalam ruangan dalam lingkup lebih kecil, dan spesifik. Hampir serupa dengan kelas-kelas di gym kebanyakan, studio-studio kecil ini lebih spesifik soal tawaran olahraganya. Misalnya, satu macam saja seperti yoga, sepeda, atau pilates saja. Kalau punya uang lebih, boleh ikut beginian. Biasanya harganya memang lebih mahal. Lebih mahal, lebih sedikit orang bisa ikutan, kita nggak perlu merasa sesak. Mungkin logikanya begitu. Tapi, keberadaan kelas-kelas olahraga yang kecil ini adalah bagian tren kebugaran di mana olahraga berkelompok itu lebih seru, daripada olahraga sendirian saja. Setuju?

Gym luar ruangan

A photo posted by Andrius Ju. (@andrius_ju) on

Sejak beberapa tahun lalu, olahraga luar ruangan yang dilakukan secara berkelompok menjadi tren. Freeletics salah satunya. Diawali dengan konsep boot camp, olahraga beramai-ramai dengan alat bantu yang menawarkan pelatihan cukup berat, tren bergeser ke arah konsep gym luar ruangan. Jadi, ada kawasan tertentu yang memang memasang alat-alat bantu untuk latihan kebugaran, tapi di luar ruangan. Jangan salah, ada lho orang yang tergolong anti menjadi anggota indoor gym karena menurutnya berolahraga di luar ruangan lebih segar, karena udaranya natural bukan hasil mesin pendingin udara. Karena Jakarta cepat sekali menangkap tren, nggak lama lagi kayaknya konsep ini pun akan populer. Setidaknya, tahun depan.

Tough Mudder

Ini tren kebugaran yang jelas sekali terinspirasi dari triatlon. Di mana peserta harus melewati 3 tantangan untuk bisa menuju garis finish. Tentu saja, ini bukan olahraga untuk pemula. Karena Tough Mudder ini punya setidaknya 5 tahap yang harus dilewati, semua membutuhkan stamina superprima, dan semua melewati lumpur. Indonesia tahun ini sudah mulai terjangkit tren olahraga satu ini.

Baca juga: Kalau Masih Malas Olahraga, 5 Cewek Berbadan Bagus Ini Bisa Jadi Motivasi

Bila masih belum paham, olahraga mengurangi potensi terkena sakit jantung, mengembalikan kesegaran pikiran, tidak gampang lupa, dan yang harus dibuktikan sendiri, olahraga itu bikin happy.

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza