5 Tradisi Hari Kemerdekaan Indonesia yang Hampir Punah

Hari kemerdekaan Indonesia identik dengan berbagai macam perayaan. Namun, ternyata 5 tradisi ini hampir punah lho

Hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus selalu identik dengan upacara bendera dan berbagai jenis perayaan, seperti lomba-lomba dan panggung rakyat. Aktivitas-aktivitas tersebut sudah menjadi tradisi yang selalu dinanti-nanti dan diadakan di berbagai daerah di Indonesia setiap tahunnya.

Namun, seiring perkembangan zaman, perayaan-perayaan tersebut secara perlahan mulai terasa sepi. Bahkan perayaan itu sudah nggak diadakan lagi. Berikut ini 5 tradisi hari kemerdekaan yang sudah hampir punah..

Lomba Panjat Pinang

5 Tradisi Hari Kemerdekaan Indonesia yang Hampir Punah6

Sumber: wikipedia

Panjat pinang adalah salah satu perlombaan yang paling populer di setiap daerah. Cara bermainnya juga sederhana, yaitu menggunakan pohon pinang yang dilumuri pelumas agar licin dan di bagian atas pohon pinang tersebut digantungi sejumlah hadiah menarik. Para peserta harus memanjat pohon pinang tersebut dan berusaha mengambil sebanyak mungkin hadiah yang sudah disiapkan.

Yang membuat lomba ini begitu populer adalah keseruan melihat para peserta bekerjasama untuk mencapai puncak pohon pinang. Karena adanya pelumas, para peserta pun menjadi kesulitan dan terus berjatuhan. Hal inilah yang membuat menarik dan mengocok perut para penonton.
Sayangnya, permainan ini sudah mulai jarang dimainkan, terutama di kota-kota metropolitan. Hal ini terjadi karena kesibukan masyarakat di kota, kurangnya lahan untuk dijadikan arena permainan, dan juga sulitnya mencari pohon pinang.

Tradisi Pawai di Hari Kemerdekaan

5 Tradisi Hari Kemerdekaan Indonesia yang Hampir Punah2

Sumber: Yan Arief Purwanto

Di hari kemerdekaan, jalan raya di berbagai kota akan diramaikan oleh iring-iringan orang yang menggunakan kostum, atau yang disebut dengan pawai. Selain kostum-kostum adat dari suku-suku di Indonesia, pawai juga selalu dimeriahkan dengan pukulan drum marching band. Biasanya, parade pawai ini lebih banyak diramaikan oleh siswa-siswi dari sekolah-sekolah setempat.

Namun, saat ini pawai sudah nggak lagi menjadi hal yang wajib dilaksanakan setiap tanggal 17 Agustus karena dianggap sebagai sumber kemacetan di jalan raya, khususnya di kota-kota yang ramai kendaraan, seperti Jakarta.

Kerja Bakti dan Menghias Lingkungan Tempat Tinggal

5 Tradisi Hari Kemerdekaan Indonesia yang Hampir Punah3

Sumber: Hipwee

Selain untuk bersiap-siap menyambut hari kemerdekaan dengan suasana merah putih, kegiatan kerja bakti bisa membangun kedekatan antar warga. Para warga setempat bersama-sama membersihkan lingkungan tempat tinggalnya, lalu dilanjutkan dengan menghias-hias rumah. Bangunan-bangunan yang sudah usang dicat kembali agar lebih indah. Gapura dan monumen setempat juga dihias menggunakan bendera merah putih yang terbuat dari plastik.

Akan tetapi, warga yang berpartisipasi dalam kerja bakti semakin berkurang. Kesibukan masyarakat dan kurang eratnya hubungan antar tetangga pun menjadi alasan untuk mangkir dari kegiatan tahunan ini.

Kue Awuk-Awuk

5 Tradisi Hari Kemerdekaan Indonesia yang Hampir Punah4

Sumber: Harian Indo

Mungkin nama kue awuk-awuk terdengar asing di telinga kamu, namun tahukah kamu bahwa kue ini dulunya selalu disajikan ketika menyambut hari kemerdekaan negara kita? Kue khas Jawa Tengah yang terbuat dari ketan, kelapa parut, dan gula pasir ini memiliki warna unik, yaitu merah dan putih, mirip dengan bendera kebangsaan Indonesia.

Ramainya makanan internasional yang masuk ke Indonesia secara nggak langsung mengancam keberadaan kue awuk-awuk ini. Dibandingkan kue tradisional, masyarakat lebih memilih kue red velvet atau rainbow cake yang diwarnai merah putih. Apakah kamu mau mencoba untuk kembali melestarikan jenis jajanan ini? Ini caranya

Menyanyikan Lagu Nasional di Sekolah

5 Tradisi Hari Kemerdekaan Indonesia yang Hampir Punah5

Sumber: Kompas

Apabila kamu lahir di tahun 80-90an, pasti kamu nggak akan asing dan sering menyanyikan lagu nasional di depan kelas. Kegiatan seperti ini rutin diadakan di sekolah-sekolah, terutama sekolah dasar. Lagu nasional seperti Satu Nusa Satu Bangsa, 17 Agustus, Bagimu Negeri, dan Indonesia Raya akan banyak dinyanyikan menjelang tanggal 17 Agustus. Bahkan, di sekolah tertentu ada yang dilombakan, lho!

Namun, saat ini kegiatan menyanyi lagu nasional di sekolah sudah jarang sekali terdengar. Anak-anak zaman sekarang lebih mengerti bagaimana menyanyikan lagu cinta nan galau daripada lagu nasional Indonesia. Sekolah-sekolah pun sudah nggak lagi mewajibkan siswa-siswanya untuk belajar lagu nasional, selain Indonesia Raya.

Tradisi kemerdekaan Indonesia sudah seharusnya dilestarikan oleh masyarakat. Sangat disayangkan apabila rasa nasionalisme masyarakat hilang hanya karena gempuran era modernisasi. Mulailah dari diri sendiri untuk terus melestarikan budaya dan tradisi negara kita tercinta, Indonesia.

Sumber gambar utama: wikipedia

Categorised in: , ,

This post was written by Tiffany Nastasia