5 Buku Cerdas Biar Tambah Kritis dalam Berpikir

Pintar aja nggak cukup. Kamu juga perlu berpikir dengan cerdas. Lima buku ini akan membantu kamu berpikir kritis dan lebih tajam.

Pintar dan cerdas merupakan dua konsep yang sangat berbeda. Orang yang pintar adalah orang yang mengerti dan menguasai satu bidang, bisa secara teknis atau secara teori. Kalau orang yang cerdas, mereka jago berpikir kritis, terutama dalam solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

Dalam kehidupan nyata, pintar aja nggak cukup. Setiap orang juga perlu berpikir dengan cerdas. Bagaimana menelaah informasi yang kamu hadapi dan mengambil keputusan terbaik, merupakan hal yang penting jika ingin sukses.

Salah satu caranya, tentu adalah dengan membaca. Untuk itu, ada lima rekomendasi buku yang dapat membantu kamu dalam meningkatkan kemampuan berpikir agar lebih kritis dan cerdas.

Critical Thinking Unleashed (2009) oleh Elliot D. Cohen

Berpikir kritis1

Sumber: Critical Thinking Unleashed

Critical Thinking Unleashed berbicara tentang konsep berpikir bebas. Dalam buku ini, kamu bisa belajar dua hal. Pertama, konsep dan elemen berpikir. Kamu akan diajak untuk mengeksplorasi tentang komponen-komponen dalam berlogika.

Kamu akan mempelajari lebih banyak tentang cara membedakan argumen, fakta, dan opini, hingga mengintegrasikan emosi ke dalam logika berpikir.

Kedua, kamu diajak mengenali kesalahan-kesalahan dalam bernalar (disebut juga falasi yang berasal dari kata fallacia dalam bahasa Yunani) dan berargumen.

Dengan mengenal falasi, kamu akan lebih paham dan sadar terhadap hal-hal yang dapat mempengaruhi pandangan dan kerangka berpikir obyektif. Dengan begitu, kamu akan lebih cermat saat menyampaikan pendapat

Critical Thinking: A Concise Guide (2010) oleh Tracy Bowell dan Gary Kemp

Berpikir kritis2

Sumber: Critical Thinking: A Concise Guide

Buku ini mengajarkan cara berargumen secara lebih practical ketimbang teori. Di dalamnya, terdapat teknik-teknik yang bisa kamu pelajari untuk membangun pemikiran dan pendapat yang lebih persuasif serta terjamin keabsahannya.

Tujuannya adalah agar kamu lebih bisa menyuarakan pendapat terhadap permasalahan dengan cara yang mudah dimengerti orang lain.

Uniknya, pembahasan dari setiap bab di buku Critical Thinking: A Concise Guide selalu diakhiri dengan latihan-latihan yang mengasah otak.

Isinya cukup lengkap, dari soal sederhana seperti mencocokkan jawaban sampai permasalahan kasus menantang yang mengasah otak. Tujuannya untuk memastikan kamu bisa menggunakan apa yang telah dipelajari.

How To Read A Book (1967) oleh Mortimer J. Adler dan Charles van Doren

Berpikir kritis3

Sumber: How to Read a Book

Dari namanya, sudah bisa ditebak kalau buku ini mengajarkan kita untuk membaca. Akan tetapi, nggak sekedar membaca loh. Dalam buku How to Read a Book, kamu bisa menemukan empat tingkatan dalam membaca.

Tingkat pertama disebut dengan Elementary Reading yang membahas bagaimana cara-cara dasar dalam membaca.

Kedua adalah Inspectional Reading, yaitu teknik membaca dengan durasi waktu tertentu.

Tingkat ketiga disebut Analytical Reading, yaitu cara membaca terbaik yang dilakukan dalam durasi waktu yang tak terbatas.

Keempat adalah Syntopical Reading, yaitu sebuah teknik untuk menganalisis hubungan antara satu buku dengan buku lain yang telah dibaca.

Baca juga: 4 Developer Game Ternama Yang Mengguncang Dunia Gaming

You Are Not So Smart (2011) oleh David McCraney

Berpikir kritis4

Sumber: You Are Not So Smart

Buku ini membahas hal-hal seputar kognitif manusia dengan tiga topik utama, yaitu bias, heuristis, dan falasi. Artinya, buku ini mengenalkan kepada pembacanya seberapa rentannya otak manusia untuk tertipu dan terbelenggu oleh jutaan informasi yang didapat sehari-hari.

Dalam buku You Are Not So Smart, kamu dapat menemukan 48 jenis kesalahan berpikir. Kamu dapat belajar cara menyaring informasi dari iklan yang baik, menyuarakan pendapat di lingkungan, dan bahkan mengenal diri lebih dalam.

Pelajaran yang didapat akan sangat berguna dalam hidup, walau kamu mungkin sedikit malu ketika pertama kali membacanya.

Quirkology (2007) oleh Richard Wiseman

Berpikir kritis5

Sumber: Quirkology

Berbeda dengan buku berpikir kritis pada umumnya, Quirkology langsung membahas permasalahan psikologis dalam otak manusia.

Dalam buku ini, kamu akan mempelajari berbagai fenomena sosial, seperti mengapa orang percaya terhadap horoskop dan ilusi-ilusi dalam hidup. Semua konten disajikan dengan bahasa yang nggak kaku dan humoris.

Selain itu, buku ini juga menyajikan dilema dalam hidup dan strategi berpikir untuk membuat keputusan.

Dalam pertanyaan sederhana seperti “mengapa si ayam menyebrang jalan?”, kamu bisa mendapatkan pencerahan tentang bagaimana manusia pada umumnya berpikir, berkomunikasi, dan menanggapi satu sama lain.

Intinya, ini bukan buku yang berat dan bisa diaplikasikan dalam dunia nyata.


Bagaimana? Apakah kamu siap untuk miniLUK Brain Challenger Critical Thinking – Set mengasah kemampuan berpikir kamu menjadi lebih kritis? Kamu bisa mulai mencobanya dari sekarang. Di jamin, kamu nggak akan melihat dunia secara sama lagi setelah membaca buku-buku di atas.

Sumber Gambar Utama: DariuszSankowski

Categorised in: , , ,

This post was written by Tommy Prayoga