Cara Membuat Laporan Keuangan Warung

by admin_mozaic
Cara Membuat Laporan Keuangan Warung

Laporan keuangan warung merupakan bagian terpenting ketika membuka warung. Contohnya saja catatan keuangan harian warung yang nanti bisa memberi informasi kamu tentang keuangan yang masuk dan keluar setiap harinya. Warung pada era saat ini tidak hanya berbentuk bangunan dan dijualkan secara langsung.

Namun berkembangnya teknologi sekarang sudah ada warung online, di situ juga menjualkan barang-barang yang terdapat pada warung melalui online yang biasanya terdapat pada aplikasi toko. Bagi para pemilik warung, memiliki laporan keuangan merupakan suatu keharusan. Karena, dengan adanya laporan keuangan, maka pemilik warung bisa mendapatkan informasi megenai perkembangan warungnya dan mengevaluasi kekurangan apa yang masih terdapat pada bisnisnya.

Nah, bagi kamu yang masih bingung cara membuat laporan keunangan untuk warung kamu, inilah beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk membuat laporan keuangan :

Membuat Buku Besar

Hal pertama yang dilakukan dalam menyusun laporan keuangan adalah membuat buku besar. Maksud dari buku besar yaitu pencatatan dalam transaksi berbisnis. Jika pada umumnya transaksi dalam dunia bisnis di buku umum, nah buku besar ini adalah buku khususnya. Klasifikasi pendanaan kebutuhan warung yang nantinya akan dicatatkan dalam buku besar, biasanya terdiri dari :

  • Persediaan
  • Kas
  • Modal
  • Utang-piutang dagang
  • Harga Pokok Penualan
  • Diskon
  • Penualan
  • Bahan habis pakai

Dengan adanya klasifikasi tersebut, maka kamu tidak akan kebingungan lagi. Kamu akan langsung menghitung dan memasukkannya sesuai pada klasifikasinya masing-masing.

Membuat Neraca Saldo

Langkah selanutnya yaitu membuat neraca saldo yang berfungsi untuk memeriksa pencatatan transaksi dan pencatatan ke buku besar apakah sudah melalui proses yang baik dan benar atau malah sebaliknya. Di dalam neraca saldo terdapat dua kolom yaitu debit dan kredit, hal inilah yang digunakan untuk mengetahui benar atau tidaknya proses pencatatan yang dilakukan dalam buku besar. Apabila jumlah kolom debit dan kredit sama atau sudah sesuai, maka berarti proses pencatatan yang ada di buku besar otomatis sudah benar. dan begitu pula sebaliknya.

Membuat Neraca Lajur

Isi dalam neraca lajur ini memuat 7 kolom yaitu :

  • Daftar akun yang dibuat untuk menyusun laporan
  • Saldo dari setiap akun yang diambil dari buku besar
  • Kolom ke tiga isinya sama dengan kolom ke dua.
  • Berisikan saldo akun yang akan dituliskan pada laporan laba rugi.
  • Kolom ke lima isinya sama dengan kolom empat.
  • Berisikan saldo akun yang akan dituliskan pada laporan posisi keuangan
  • Kolom ke tujuh isinya sama dengan kolom ke enam.

Menyusun Laporan Keuangan

Pada laporan keuangan ini akan dimasukkan jumlah yang ada pada buku besar, neraca saldo dan neraca laur.

Itulah beberapa langkah yang harus dilakukan ketika membuat laporan keuangan warung. Nah, kalau kamu pingin cepet dan nggak ribet. Cukup gunakan aplikasi Bukukas, maka laporan keuanganmu bisa terbuat dengan mudah.

You may also like